Jalan Dipenuhi Material Galian, Proyek Drainase Kutowinangun Kidul Ganggu Pengguna Jalan

Salatiga|Semarjoglo.com – Aktivitas pembangunan saluran drainase di wilayah RW 07, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kota Salatiga, dikeluhkan masyarakat sekitar. Pasalnya, tumpukan material hasil galian proyek dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Jasa Agung tersebut membuat sebagian material galian menumpuk di sekitar badan jalan. Kondisi itu disebut warga cukup mengganggu aktivitas masyarakat yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Selain menyebabkan arus kendaraan tersendat pada waktu tertentu, tumpukan material juga menimbulkan debu, terlebih ketika kendaraan melintas dan kondisi cuaca kering.

Salah seorang warga sekitar mengatakan, keberadaan material galian yang belum segera dibersihkan cukup mengkhawatirkan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

“Material galian itu sangat mengganggu. Selain membuat jalan berdebu, kendaraan juga harus lebih berhati-hati ketika melintas. Beberapa hari lalu bahkan ada pengendara motor yang terpeleset,” ujar warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurutnya, pekerjaan proyek memang diperlukan untuk meningkatkan sistem drainase. Namun, pelaksanaan pekerjaan juga seharusnya memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalan.

“Kalau memang sudah selesai digali, seharusnya materialnya segera dibersihkan atau ditata supaya tidak mengganggu aktivitas warga. Jangan sampai pekerjaan proyek justru menimbulkan risiko bagi pengguna jalan,” katanya.

Warga berharap pihak pelaksana proyek dapat lebih memperhatikan pengaturan material galian serta kebersihan dan keamanan area pekerjaan. Terlebih, jalur tersebut masih digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

Masyarakat juga meminta agar pada jam-jam padat, khususnya pagi dan sore hari, kondisi jalan dapat ditata sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun membahayakan pengendara.

Keluhan tersebut menjadi perhatian warga karena selain menyangkut kelancaran lalu lintas, kondisi material galian yang berserakan juga berkaitan dengan aspek keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, pihak CV Jasa Agung belum memberikan keterangan terkait keluhan warga mengenai tumpukan material galian, debu, serta adanya pengendara yang disebut terpeleset di lokasi proyek.

Warga berharap pelaksana proyek dan pihak terkait segera melakukan penataan serta pembersihan material agar pembangunan saluran drainase tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat sekitar.

(ArinDons)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *